Yang Hilang...
Kuceritakan padamu tentang seorang anak yang bermain layang-layang impian melayang tertiup angin kegembiraan tawa ceria padang hijau rumput taman warna-warni bunga harapan.
Layang-layang itu terikat benang makna kehidupan, layang-layang itu terbungkus plastik kemasan mie instant...
Dikeasikan terbang, layang-layang itu terjepit dibeton peradaban, yang katanya masa kini berslogan in money we trust..
Melayang melanglang angkasa biru melewati sungai keruh ibukota diatas sekat plastik gubuk kenikmatan waktu singkat, layang-layang itu ditandai nomor 35.
35 bukan nomor adu harapan uang seribu jadi dua kali lipat.
35 nomor pengalaman yang dibeli.
Keasikan bersemayam dihati sang anak dipandangan goyang layang-layangnya ditiup angin..
Layang-layang yang terus melayang...
10.50, Pengecut di kekecewaan..
No comments:
Post a Comment